Louis Daguerre, sang pelopor Dunia Fotografi di beri Penghormatan Dengan Google Doodle

Dimana mana – sedang membahas tentang yang namanya Louis Daguerre , kenapa ya..?? siapakah dia dan ada apa kenapa..?? hehehe banyakan tanya.

 

Sahabat pasti kalau harikemarin ( jum’at 18 november 2011 ) sedang berseluncur di internet dan membuka google pasti sahabat melihat sebuah gambar yang berbeda di atas kotak pencarian.. dan sekejap berfikir , apa google ganti logo..?? ganti ikon atau apalah 😀 hehehe ( moga saja gak mikir gitu )

Nah itulah tema google doodle hari ini,, atau tepatnya hari kemarin lah .. 😀 sedikit pegertian yang disebut dengan google doodle ,, atau mungkin sahabat sudah banyak yang tau artinya dari google doodle..?? Kalau belum sedikit saja saya beri Sedikit penjelasan.
Google Doodle adalah sebuah apresiasi dari pihak google untuk menjadikan logo google default berubah ke sebuah google logo yang lainnya demi untuk mencirikan sebuah penghargaan atau mungkin sebuah moment. Atau sebagai garis besarnya, google doodle berarti adalah logo sementara dari google untuk menghias atau mengenang dan memberikan koleksi gambar logo dihalaman atau sebagai symbolis setiap negara ataupun peringatan sebuah moment. Google doodle juga pasti banyak macamnya tergantung pihak google menerapkan gambar yang akan tampil menggantikan icon google default ke icon sementara yang telah termodifikasi :P.

Tapi untuk hari ini adalah google doodle berlogo  tentang sebuah pencerminan gambar dari salah satu tokoh penting untuk memperingati dan merayakan hari ulang tahun dari tokoh di bidang fotografi terkenal yaitu Louis Daguerre

Sedikit ulasan saja pada artikel kali ini saya ingin bercerita tentang siapakah  itu. Louis Daguerre

Louis Daguerre adalah seorang pelukis Perancis, fisikawan, dan pelopor dalam fotografi. ( kalau bisa dibilang dia mbahnya senior ) hehehe..

Pada pertengahan 1820-an Daguerre, sedang mencari cara untuk menangkap gambar permanen yang ia melihat di kamera nya – sebuah kotak besar dengan lensa pada salah satu ujung yang bersinar gambar pada selembar kaca buram di ujung lainnya. Dab mendapat sebuah chemistry ( kecocokan ) terhadap apa yang ia lakukan.

Pertama, ia menemukan Diorama pada 1822, yang digunakan untuk menampilkan lukisan teater dan efek pencahayaan.

Pada tahun 1826, rekan-rekan Prancis Yusuf Nicéphore Niépce mengambil foto gudang, namun proses mengambil paparan delapan jam. Daguerre membentuk kemitraan dengan Niépce, menurut Institut Franklin, dan sepuluh tahun kemudian belajar bagaimana untuk secara permanen mereproduksi gambar yang sama hanya dalam dua puluh menit.

Fotografi daguerreotype lahir. (Nama, tentu saja, mengacu pada Daguerre sendiri.) Setiap gambar fotografi yang unik dibuat pada selembar perak dilapisi tembaga terkena yodium, dikembangkan dalam asap merkuri dipanaskan, dan tetap dengan air garam.

Menggunakan metode fotografi Daguerre, subjek alam yang bergerak diperlukan untuk tetap benar-benar diam karena eksposur lama akan memakan waktu beberapa menit untuk memungkinkan proses yang lebih lambat untuk dapat menangkap – dan fokus pada – gambar. Setidaknya itu bukan delapan jam. Jika subjek tetap bergerak selama proses, maka akan muncul seperti hantu kabur ( gambar kabur maksudnya ), atau mungkin menghilang dari bingkai sama sekali. Inilah sebabnya, pada hari-hari awal, pemandangan Daguerre tidak mengandung apapun orang. Proses ini terlalu lama bagi kebanyakan orang.

Sebagai lensa cepat diciptakan, sehingga datang dengan itu kemampuan untuk membuat potret dan tidak hanya landscape.

hehehe cukup diatas lah ..

Sebenarnya ini berlogo pada hati jum’at tanggal 18 november kemarin tapi saya telat 🙁 gak papa lah .

Google Doodle 18 november

Google Doodle 18 november

Diatas logonya tuh 😀