Menjaga Kehamilan ( Kandungan & Janin )

ibu hamilMengandung atau kehamilan pada wanita yang sudah bersuami atau bahkan kehamilan pertama merupakan sebuah hal yang sangat menyenangkan untuk calon ayah atau calon ibu. Karena si kecil yang akan lahir kedunia nanti akan menjadi sebuah hal yang sangat membanggakan dan semakin menjadikan kehidupan keluarga menjadi semakin sempurna.

Masa – masa kehamilan atau ibu hamil merupakan masa yang sangat rentan akan berbagai kondisi dan turunnya kekuatan dan daya tahan tubuh terhadap berbagai serangan penyakit. Ibu hamil lebih mudah lelah dan pastinya membutuhkan sebuah konsumsi vitamin dan tenaga lebih dalam hari – harinya , dikarenakan di tubuh sang calon ibu tersebut tidak lagi hanya ada 1 nyawa , akan tetapi ada 2 bahkan lebih nyawa yang sang ibu pertahankan. Dan Segala apa yang dikonsumsi sang ibu akan dikonsumsi pula oleh sang janin tersebut.


Lalu bagaimana cara menjaga kehamilan dan atau ibu hamil agar tetap sehat atau setidaknya mampu mempertahankan tubuh tersebut?

Berikut sedikit tips untuk sahabat:

1. Perhatian dari keluarga adalah hal yang paling utama ddalam hal psikis ibu hamil , terutama perhatian dari sang suami tercinta.

2. Konsumsi makanan yang bergizi , dan jangan sekali kali mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung bahakan kimia atau pengawet, biasakan lah makan makanan alamiah seperti halnya sayur mayur dan bukan makanan kalengan yang tanggal kadaluwarsanya saja sampai satu tahun lebih tersebut.

3. Hindari makan makanan di tempat / restoran siap saji , karena pada makanan / restoran siap saji pastinya walaupun higienis tidak ada jaminan kalau makanan tersebut aman dan nyaman dikonsumsi untuk sahabat ( ibu hamil ). Lebih afdol mending makan – makanan dirumah saja, masak sendiri pasti jauh lebih aman 🙂

4. Teratur berolah raga , berolah raga disini bukan halnya seperti Basket atau voli 😀 itu mah berbahaya :D, olah raga pagi yang dianjurkan adalah jalan – jalan kecil untuk melatih dan melemaskan otot yang tegang dikarenakan kondisi badan atau kesehatan yang terbagi dan membutuhkan daya dan konsumsi yang lebih tinggi daripada sebelum hamil.

5 Teratur minum vitamin & obat yang disarankan dari Dokter / bidan dan teratur periksa kandungan di Bidan sesuai dengan informasi yang diberikan oleh bidan sang ibu.

6. Hindari pikiran Stress , jangan sampai anda terkena tekanan batin atau pikiran yang berlebihan, jauhi sebuah pekerjaan yang terlalu menguras pikiran , karena akan berkibat buruk bagi kesahatan dan terutama perkembangan sang janin.

7. Jangan mengkonsumsi obat – obatan yang dijual bebas atau mengkonsumsi sembarang obat tanpa resep dokter, seperti halnya masalah sepele saat ibu hamil tersebut sakit flu dan mengobatinya dengan obat Warung ( obat bebas – tanpa resep dokter ) , seperti halnya obat flu yang dikonsumsu sebelum adanya kehamilan. Karena hal ini akan sangat membahayakan bagi kandungan itu sendiri.

8. Jangan merokok dan jauhi orang perokok, rokok merupakan barang yang sangat banyak dan sering sekali dijumpai di negara dan sekitar kita, akan tetapi bahaya dari merokok / perokok aktif atau bahkan perokok pasif untuk ibu hamil sangat lah besar , dan bahkan dapat mengakibatkan kematian. Ingin lebih tahu tentang bahaya merokok? baca artikel tentang Rokok di Kok Masih Merokok?

9. Rutin tidur siang atau beristirahat pada siang hari , karena daya tahan tubuh wanita hamil akan jauh berkurang dibanding sebelumnya dan pastinya ibu hamil tersebut butuh istirahat yang cukup dan ekstra daripada sebelumnya.

10. Sering minum air putih , untuk meningkatkan proses metabolisme tubuh dan menteralisir racun yang ada di dalam tubuh kita.

11. Refreshing atau menenangkan pikiran, sekali kali ajak sang suami atau keluarga untuk bertamasya atau mencari hiburan , dan disarankan saaat umur kehamilan belum menginjak Bulan ke 7 , karena kalau sudah hamil tua tersebut sangat tidak disarankan untuk sering mondar – mandir atau mengendarai kendaraan dan terkena guncangan.

 

Dan lain sebagainya, intinya selalu berhati hati dalam setiap hal atau setiap ingin melakukan sesuatu, dan selain ibu yang berkewajiban dan yang utama dalam menjaga kesehatan kehamilan atau janin adalah sang suami atau keluarga yang bersangkutan 🙂