Wisata Budaya tahunan Festival Malang Kembali “Malang Tempoe Doeloe “

Festival Malang Kembali atau orang sering menyebutnya Malang Tempoe Doeloe ( malang tempo dulu ) , adalah festival tahunan di minggu ke – 3 bulan mei setiap tahunnya.

Malang Tempoe Doeloe bukan berarti mengunjungi sebuah tempat sejarah atau sebuah tempat dimana ada sejarah di kota malang , akan tetapi ini adalah sebuah Festival Akbar yang diselenggarakan di Kota Malang – Jawa Timur.
Banyak yang menanti Acara ini dan Acara Festival Malang Kembali , ini dijuluki dengan MTD setiap tahunnya tidak pernah sepi dari pengunjung. Festival yang hanya diselenggarakan selama 4 hari ini berturut – turut , di minggu ke – 3 di bulan pada hari kamis , jum’at , sabtu dan minggu.

Menurut Beberapa Sumber Malang Tempoe Doeloe (ejaan lama dari Malang Tempo Dulu)  oleh Inggil Foundation bekerja sama dengan Pemerintah kota Malang dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang.

MTD selalu mengusung tema yang berbeda setiap tahunnya. Festival ini menjadi salah satu acara kebanggaan masyarakat kota Malang, Jawa Timur. MTD mempunyai keunikan tersendiri jika dibandingkan dengan festival kedaerahan lainnya. MTD tampil dengan tema-tema sarat sejarah yang berkaitan dengan asal-mula, kejayaan, dan cerita kota Malang pada masa lalu. Dengan dekorasi yang sesuai, ratusan stan yang menjual berbagai macam produk bertemakan masa lalu, ditambah pertunjukan kesenian khas kota Malang seperti Tari Topeng Malang, lomba fotografi bernuansa masa lalu, lomba permainan masa kecil menjadikan MTD terdiferensiasi dibanding festival budaya lainya. MTD ditujukan kepada masyarakat kota Malang dan pengunjung dari luar daerah yang ingin merasakan suasana masa lalu serta kekayaan budaya kota Malang. Penggagas MTD, Dwi Cahyono, mengungkapkan alasan utama penyelenggaraan festival ini adalah untuk memenuhi kebutuhan konsumen mengenai sejarah dan budaya melalui cara pembelajaran yang menyenangkan. “Mereka tidak sadar bahwa hanya dengan berjalan-jalan dan menikmati suasana MTD, mereka telah belajar asal-usul mereka serta menghargai sejarah.” ujar Pak Yono, panggilan akrab dari Dwi Cahyono. Selain memberikan suasana masa lalu berupa sejarah dan budaya penyelengga menyajikan wisata kuliner untuk pengunjung MTD. Tahun 2011 total stan berjumlah 500 dan mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya.

 

Festival ini selalu mengusung tema yang berbeda setiap tahunnya. Festival ini menjadi salah satu acara kebanggan masyarakat kota Malang, Jawa Timur. MTD mempunyai keunikan tersendiri jika dibandingkan dengan festival kedaerahan lainnya. MTD tampil dengan tema-tema sarat sejarah yang berkaitan dengan asal-mula, kejayaan, dan cerita kota Malang pada masa lalu. Dengan dekorasi yang sesuai, ratusan stan yang menjual berbagai macam produk bertemakan masa lalu, ditambah pertunjukan kesenian khas kota Malang seperti Tari Topeng Malang, lomba fotografi bernuansa masa lalu, lomba permainan masa kecil menjadikan MTD terdiferensiasi dibanding festival budaya lainya. MTD ditujukan kepada masyarakat kota Malang dan pengunjung dari luar daerah yang ingin merasakan suasana masa lalu serta kekayaan budaya kota Malang. Penggagas MTD, Dwi Cahyono, mengungkapkan alasan utama penyelenggaraan festival ini adalah untuk memenuhi kebutuhan konsumen mengenai sejarah dan budaya melalui cara pembelajaran yang menyenangkan. “Mereka tidak sadar bahwa hanya dengan berjalan-jalan dan menikmati suasana MTD, mereka telah belajar asal-usul mereka serta menghargai sejarah.” ujar Pak Yono, panggilan akrab dari Dwi Cahyono. Selain memberikan suasana masa lalu berupa sejarah dan budaya penyelengga menyajikan wisata kuliner untuk pengunjung MTD. Tahun 2011 total stan berjumlah 500 dan mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya.

 

Di MTD banyak acara dari banyaknya peserta yang menggunakan kostum dan perform serta tampilan layaknya orang JaDul ( Jaman Dulu ) yang mencirikan orang Malang jaman dahulu atau sebelum kemerdakaan.Acara ini diikuti oleh banyak dari kalangan Masayarakat mulai dari Pelajar sampai pedagang Kaki lima turut Berpartisipasi , dan tentunya tetap mengusung tema Malang Tempoe Doeloe.

Malang Tempoe Doeloe 2012

 

Malang Tempoe doeloe atau Festival Malang Kembali ini bukan hanya disuguhkan untuk masyarakat kota Malang saja akan tetapi masyarakat yang di Luar Kota Malang juga bisa manyaksikan dan disambuat hangat oleh Festival ini.

Malang Tempoe Doeloe ini beretujuan untuk melestarikan dan mengingat kembali budaya dari kota malang dan menunjukkan pelajaran yang berharga kepada masyarakat dan anak muda pada khususnya agar dapat mengenal , dan menikmati Sejarah dengan menarik dan lebih dapat dinikmati dengan ceria.
Festival Malang Kembali / Malang Tempoe Doeloe 2012 ini akan berbeda dari tahun tahun sebelumnya , karena pada tahun 2012 ini juga dibarengi dengan Berdirinya  Museum Tempoe Doeloe yang sekarang masih dalam tahap pembangunan. Dan Festival ini adalah untuk merayakan Ulang tahun Kota Malang yang telah ada Pada tanggal 1 April .

 

Malang Tempoe Doeloe ini dari awal mula dilaksanakan di Jalan Ijen Kota Malang , dan tepatnya untuk tahun 2012 ini :

Hari : Kamis , Jum’at , Sabtu dan Minggu
Tanggal : 24 – 27 Mei 2102
Tempat : Jalan Besar Ijen ( Museum Brawijaya ) Malang

dengan menggunakan pakaian Bebas dan alangkah menariknya menggunakan pakaian Tempoe Doeloe atau sejenis pakaian Jadul ( asal jangan make pakaian sobek – sobek , dan bau keringet gak karuan 😛 )

Ayo rame – rame acara yang ditunggu tunggu setiap tahunnya segera datang , persiapkan pakaian dan stamina sahabat untuk menghadiri MTD ini , yang berada di luar kota Malang , silahkan datang dan menyaksikan Festival Menarik ini , ( cuma sekali dalam setahun loh )